PENAJAM,- Pemerintah Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), menggelar Festival Seribu Ketupat dan dirangkai dengan kegiatan gebyar Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) selama tiga hari, yakni mulai Sabtu 4 Mei hingga Senin 6 Mei 2024.
Bertempat di depan lokasi objek wisata Goa Tapak Raja, panitia telah mempersiapkan berbagaj kegiatan untuk menghibur masyarakat dan mendorong kemajuan UMKM di desa tersebut.
Kepala Desa Wonosari Kasiyono, mengungkapkan rangkaian acara Festival Seribu Ketupat dan gebyar UMKM menghadirkan berbagai kegiatan senam sehat, balap perahu,lomba mancing, dan lomba tingkat anak-anak. Selanjutnya sebagai penutup dengan kegiatan halalbilhalal.
“Selama tiga hari kedepan kegiatan ini kita gelar, dan dalam setiap harinya sejak hari ini itu akan diisi dengan berbagai lomba, adapun untuk hadiah yang disediakan pada festival ini berupa hadiah hiburan saja,” tutur Kasyono, Sabtu (04/05/24).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten PPU, Andi Israwati Latief yang turut hadir dalam acara pembukaan tersebut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Menurutnya apa yang dilaksanakan Pemerintah Desa Wonosari saat ini merupakan bentuk pelestarian budaya dan kearifan lokal yang kita miliki,selain itu juga akan mengangkat perekonomian pelaku usaha mikro.
“Kegiatan seperti ini sangat kita harapkan untuk selalu digelar, karena ada budaya dan kearifan lokal yang harus kita lestarikan, ini suatu kegiatan yang cukup luar biasa bagi saya,” ungkap Kepala Disbudpar tersebut.
Sementara itu Ketua DPC Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) PPU itu menegaskan, tujuan Festival Seribu Ketupat dan gebyar UMKM itu adalah mendorong kemajuan UMKM di Desa Wonosari, menumbuhkan kreativitas masyarakat, memperkenalkan wisata Gua Tapak Raja, mempererat hubungan silaturahmi antarwarga, dan menjadi simbol keharmonisan di Desa Wonosari.







