Thohiron: Anggaran Rp25 Miliar untuk Program MBG Belum Digunakan, Menunggu Regulasi Pusat

PENAJAM — Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron mengungkapkan, anggaran sebesar Rp25 miliar yang telah disiapkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini belum digunakan.

Hal ini karena adanya instruksi dari pemerintah pusat bahwa seluruh pembiayaan program MBG harus bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Di PPU ini sudah disediakan anggaran Rp25 miliar untuk program MBG. Tapi karena ada perintah dari pusat, seluruh kegiatan makan gratis bergizi itu dibiayai oleh APBN. Tidak boleh dibiayai oleh APBD,” ujar Thohiron Selasa (10/6/2025).

Ia menegaskan, dana yang sudah dialokasikan tersebut tidak diganggu atau dialihkan ke pos anggaran lain.

“Rp25 miliar itu tidak diutik-utik. Tidak diganggu. Jadi distandby-kan saja. Tidak dialihkan ya anggarannya tadi,” tegasnya.

Menurutnya, hingga kini pihaknya masih menunggu perubahan atau arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait kelanjutan program tersebut.

“Belum berani digunakan. Mungkin nanti menunggu perubahan. Kita ikuti aturan pusat saja,” tambahnya.

Sebagai informasi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik, terutama di jenjang pendidikan dasar. Program ini diharapkan dapat membantu mencegah stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, dan mendorong pemerataan akses terhadap makanan sehat dan bergizi di seluruh wilayah Indonesia.

Pelaksanaan MBG akan difokuskan pada pemberian makanan bergizi secara rutin kepada siswa, yang disiapkan melalui kolaborasi antara sekolah, penyedia jasa katering lokal, dan pengawasan ketat dari berbagai pihak terkait.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *