Guru Madrasah Sampaikan Aspirasi ke Bupati, DPRD PPU Soroti Kesejahteraan yang Masih Jadi Persoalan Klasik

PENAJAM – Sejumlah guru madrasah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada Bupati terkait persoalan yang mereka hadapi, terutama mengenai kesejahteraan guru pada kegiatan Forum Kerja Kepala Madrasah Kabupaten PPU bertajuk “Ngopi Manis” (Ngobrol Pendidikan Madrasah Negeri dan Swasta) yang digelar di Kantor Kementerian Agama PPU, Jalan Provinsi Km. 08, Kelurahan Nipah-Nipah, Penajam Senin (16/9/2025) lalu.

Menanggapi hal tersebut, ketua komisi II DPRD PPU Thohiron, menyebut, persoalan yang dihadapi para guru, terutama terkait gaji dan kesejahteraan, merupakan masalah klasik yang seharusnya sudah bisa diselesaikan oleh pemerintah.

Ia menyampaikan bahwa sudah seharusnya guru, khususnya guru sekolah dasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tidak lagi disibukkan dengan urusan kesejahteraan, melainkan bisa lebih fokus kepada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Kita ini sudah ingin terbang ke langit, mencetak SDM unggul, tapi realitasnya guru-guru kita masih mempertanyakan kesejahteraannya. Ini menunjukkan cita-cita dan realitas masih belum sejalan,” ujar Thohiron belum lama ini.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan kondisi ini terus berlarut-larut. Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah daerah akan segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini.

“Saya berkeyakinan pemerintah akan memperhatikan ini ke depan. Karena kalau tidak, mimpi kita menciptakan SDM yang unggul hanya akan jadi angan-angan,” tambah Thohiron.

Aspirasi para guru ini diharapkan dapat menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dan DPRD PPU agar langkah konkret segera diambil untuk memperbaiki kesejahteraan guru, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *