PENAJAM – Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) terkait pengelolaan keuangan dan pencegahan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di seluruh satuan pendidikan se-Kabupaten PPU.
Kegiatan ini bertujuan memastikan pengelolaan dana BOS berjalan sesuai ketentuan dan menghindari konsekuensi hukum.
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, menekankan pentingnya kegiatan ini.
“Terkait dengan sistem pengelolaan dana BOS, KPK memang meminta agar dana BOS, termasuk integritas para pengelola keuangan, betul-betul dilaksanakan dengan baik,” ujar Andi (9/7/25)
Ia menambahkan bahwa narasumber pada kegiatan ini adalah manajer dana BOS dari masing-masing bidang, termasuk bidang Pendidikan Dasar dan PAUD.

Andi Singkerru juga menjelaskan bahwa untuk jenjang PAUD, dana BOS mayoritas bersifat hibah karena sebagian besar PAUD adalah swasta, kecuali TK Negeri Pembina 1 dan TK Negeri Pembina 3.
“Diharapkan agar pengelolaan dana BOS ini betul-betul sesuai dengan ketentuan yang ada dan seharusnya dalam juknis,” tegasnya.
Peserta sosialisasi terdiri dari kepala sekolah dan satu guru bendahara sekolah dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP. Andi Singkerru berharap para peserta dapat melaksanakan pengelolaan dana BOS sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak menyimpang.
“Jangan sampai melenceng di luar dari ketentuan, karena itu berkonsekuensi dengan hukum,” peringatan Andi Singkerru.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya atas keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengawasi penggunaan dana BOS.
“Kita tentu merasa bersyukur sekali bahwa KPK juga mau ikut bertanggung jawab dalam rangka mengawasi penggunaan dana-dana BOS ini karena ini uang negara seluruh Indonesia banyak sekali, berapa triliun itu yang dialokasikan untuk dana BOS,” katanya.
Andi Singkerru menambahkan bahwa jika dana BOS disalahgunakan, akan sangat merugikan. Padahal dana tersebut merupakan hak siswa yang diatur dalam undang-undang agar mereka dapat bersekolah. Pemateri dalam sosialisasi ini berasal dari Dinas Pendidikan, khususnya bidang Pendidikan Dasar dan PAUD.(Adv)
Penulis: Ayu







