PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara aktif mendukung percepatan pembangunan kampus Universitas Katolik Parahyangan (Unika Parahyangan) di wilayahnya. Kampus baru ini direncanakan akan berdiri strategis di seberang kantor Bupati PPU, Km 9, dan saat ini fokus utama adalah memastikan ketersediaan akses jalan yang memadai menuju lokasi kampus.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nicko Herlambang menjelaskan bahwa Bupati telah menandatangani perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pihak Unika Parahyangan di Bandung.
Nicko Herlambang mengungkapkan bahwa pertemuan antara Bupati Mudyat Noor dan perwakilan Unika Parahyangan di Bandung baru-baru ini menjadi kelanjutan dari PKS sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, pihak universitas meminta rekomendasi administratif dari Pemkab PPU untuk pembukaan program studi (prodi).
“Untuk universitas Parahyangan, mereka akan membuka kelasnya, jika tidak tahun ini, paling lambat tahun depan. Kami sudah memberikan rekomendasi. Harapannya, prosesnya bisa berjalan cepat dan perkuliahan bisa segera dimulai,” ujar Nicko, Kamis (18/7/2025).
Selain dukungan administratif, Unika Parahyangan juga mengajukan permohonan bantuan terkait akses jalan menuju lokasi kampus.
“Untuk akses jalan, saat ini sedang dalam tahap perencanaan. Kami juga sudah mengarahkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pekerjaan Umum untuk membantu memperlancar akses masuk ke kampus karena mereka sudah merencanakan pembukaan kelas baru,” jelas Nicko.
Melalui sinergi dengan Dinas UPT Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR), pemerintah daerah kini tengah menyiapkan rencana pembangunan akses jalan menuju lokasi kampus.
“Sudah kita arahkan supaya bisa membantu akses menuju lokasi kampus,” tambahnya.
Dukungan terhadap pembangunan kampus Unika Parahyangan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan adanya perguruan tinggi baru ini, diharapkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat PPU dapat semakin luas.
Dia kembali menuturkan, di bawah kepemimpinan Bupati Mudyat Noor, juga terus mengawal implementasi Program Beasiswa Nawasena. Program ini secara khusus menargetkan mahasiswa asal PPU yang tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Gunadarma.
“Untuk mahasiswa yang sudah lama kuliah, terutama yang semester 6, saat ini sedang dijalankan program beasiswa Nawasena,” ungkap Nicko.
Lebih lanjut, Nicko menambahkan bahwa jika izin prodi dari Unika Parahyangan telah diterbitkan, pemerintah daerah juga akan berupaya agar mahasiswa baru dapat memperoleh manfaat dari program pendidikan gratis yang digagas oleh Gubernur Kalimantan Timur, yaitu program Gaspol.
Dengan langkah konkret ini, Pemkab PPU menunjukkan komitmen kuatnya dalam memajukan sektor pendidikan dan mempersiapkan generasi muda yang berkualitas untuk menyambut era pembangunan IKN.(Adv)
Penulis: Ayu







