Renovasi Stadion Panglima Sentik Disiapkan, Disdikpora Targetkan 2026

PENAJAM — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan memprioritaskan renovasi Stadion Panglima Sentik pada tahun 2026. Fasilitas olahraga yang terletak di Kelurahan Nipah-Nipah itu dinilai sudah waktunya diperbarui demi mendukung pembinaan atlet dan kegiatan kepemudaan.

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru menyampaikan bahwa perbaikan stadion menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga di daerah.

Selama ini, kondisi fasilitas stadion dinilai belum representatif untuk penyelenggaraan event berskala besar maupun pelatihan atlet.

“Sudah saatnya kita benahi. Beberapa fasilitas seperti ruang ganti dan lapangan utama perlu ditingkatkan agar lebih layak digunakan,” ujar Andi, Minggu (20/7/2025).

Renovasi stadion ini juga ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah. Selama ini, penggunaan stadion sebagian besar bersifat gratis sehingga belum memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi daerah.

Menurut Andi, perbaikan fasilitas bisa membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk sponsor dan penyelenggara kompetisi olahraga. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan sumber pendapatan alternatif melalui sektor olahraga.

Rencana renovasi juga akan mencakup peningkatan tata kelola stadion. Disdikpora akan menyiapkan sistem pengelolaan yang lebih profesional dan transparan agar fasilitas ini bisa digunakan secara lebih efektif.

“Ke depan, kami harap stadion ini bisa menjadi pusat kegiatan olahraga yang terorganisir, tidak hanya untuk pelajar tapi juga masyarakat umum dan klub lokal,” tambahnya.

Untuk mendukung rencana tersebut, Disdikpora akan menyusun kajian teknis dan perencanaan anggaran pada akhir 2025. Langkah ini penting agar usulan masuk dalam skema penganggaran tahun 2026.

Andi juga berharap renovasi Stadion Panglima Sentik bisa memperkuat pembinaan atlet muda di PPU serta menjadi ruang kreasi dan edukasi positif bagi generasi muda.

“Kami ingin menjadikan stadion ini sebagai simbol kemajuan olahraga dan semangat kepemudaan daerah,” tutupnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *