Disdikpora PPU Ingatkan Sekolah Wajib Beli Buku Pelajaran Pakai 10 Persen Dana BOS

PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan seluruh sekolah, baik dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA sederajat, terutama bagi penerima dana Bantuan Operasional Sekolah agar memanfaatkan anggaran itu untuk pengadaan buku pelajaran.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan non-Formal Disdikpora PPU, Durajat mengatakan seluruh sekolah diwajibkan untuk mengalokasikan Dana BOS paling sedikit 10 persen untuk kebutuhan tersebut.

“Minimal 10 persen dialokasikan untuk membeli buku pelajaran dan boleh dialokasikan lebih dari itu, tapi harus sesuai dengan peruntukannya,” ujar Durajat, Sabtu (6/9/2025).

Ketentuan penggunaan 10 persen Dana BOS itu bukan sekadar instruksi biasa, tapi telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS Pendidikan.

Durajat berpendapat, kebijakan tersebut merupakan langkah positif dalam pemerataan akses pendidikan karena membantu memangkas pengeluaran masyarakat terkait pengadaan buku.

Menurutnya, mengeluarkan biaya sebesar Rp300 ribu untuk membeli buku pelajaran seperti Lembar Kerja Siswa (LKS) per semester sangat membebani keuangan masyarakat, terutama yang berasal dari kalangan serba keterbatasan ekonomi.

Dengan kebijakan itu, orang tua pelajar tidak perlu lagi merogoh kocek untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya.

“Ini bukan instruksi saja, tapi memang ada aturannya. Jadi kita selalu mengingatkan setiap sekolah untuk mematuhi ketentuan itu,” terangnya.

Durajat berharap ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat itu tidak dianggap sebagai formalitas saja, tapi benar-benar dipatuhi sebagaimana diatur dalam kebijakan tersebut.

“Hal ini penting untuk kita ingatkan agar orang tua pelajar tidak perlu lagi membeli LKS setiap semesternya. Lumayan loh itu Rp300 ribu per semester, sehingga ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat,” tukasnya.(Adv)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *