PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) terus memastikan adanya perluasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah ini.
Dua dapur baru atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan segera beroperasi di Kecamatan Babulu sebagai bagian dari rencana pengembangan hingga 20 titik SPPG di seluruh wilayah PPU.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdikpora PPU, Durajat, mengatakan dua SPPG tersebut akan dibangun di Desa Labangka dan Desa Tembong.
Keberadaannya diharapkan mampu menjangkau sekolah penerima manfaat dalam radius enam kilometer, dengan pengantaran makanan maksimal 30 menit agar kualitasnya tetap terjaga.
“Dari informasi perwakilan BGN wilayah PPU–Paser, ada dua SPPG yang bakal beroperasi di Babulu, satu di Labangka dan satu lagi di Tembong,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Durajat menyebut, pada tahap awal, setiap SPPG akan memproduksi sekitar 1.000 porsi makanan per hari. Jumlah tersebut dapat ditingkatkan seiring dengan evaluasi pelaksanaan dan kebutuhan penerima manfaat.
“Awalnya seribu porsi dulu. Kalau berjalan baik dan terdistribusi lancar, produksinya bisa ditambah lagi,” katanya.
Ia menambahkan, secara keseluruhan, BGN menargetkan terbentuknya 20 titik SPPG di PPU untuk memastikan distribusi MBG merata ke seluruh kecamatan.
Saat ini sudah ada tiga SPPG yang beroperasi, masing-masing di Bumi Harapan (Sepaku), Gunung Steleng, dan Penajam, yang akan segera disusul dua dapur baru di Babulu.
“Insyaallah dengan tambahan dua ini, jangkauan MBG makin luas. PPU tidak ada daerah yang benar-benar terpencil, jadi pelaksanaannya bisa merata di empat kecamatan,” pungkasnya.







