Sempat Mengalami Kendala, Kartu Penajam Cerdas Memasuki Babak Akhir dan Siap Didistribusikan

PENAJAM – Program Kartu Penajam Cerdas (KPC) yang telah lama dinantikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini memasuki babak akhir dan siap didistribusikan. Sebanyak 6.000 siswa baru jenjang SD dan SMP akan segera menerima bantuan tunai sebesar Rp 600.000, yang diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah.

​Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Andi Singkerru, mengungkapkan bahwa segala persiapan telah rampung.

“Kemarin, kami baru saja menelpon Kepala BPD cabang, Bapak Agus, untuk segera menjadwalkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) KPC ini,” ujar Andi Singkerru.

Ia menambahkan bahwa setelah penandatanganan, program ini akan langsung berjalan karena anggaran sebesar hampir 4 miliar rupiah sudah siap di BPD.

 

​Anggaran Siap, Kartu Multifungsi

 

​Anggaran fantastis untuk meng-cover 6.000 siswa ini sudah tersedia di Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Teknis kartunya sudah siap, MoU sudah, data-data sudah kami berikan kepada BPD, tinggal penyaluran turun ke masing-masing rekening penerima,” jelas Andi Singkerru.

​Uniknya, KPC yang akan didistribusikan ini tidak hanya berfungsi sebagai kartu bantuan, tetapi juga sebagai Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Hal ini tentu akan memudahkan para penerima dalam mengakses dana bantuan tersebut.

“KPC ini tidak hanya untuk bantuan, tapi juga bisa jadi ATM,” tambahnya.

​Sebelumnya, program KPC sempat mengalami sedikit kendala terkait penandatanganan MoU dan penyelesaian kartu.

“Kemarin kendalanya karena MoU-nya belum dan kartu-kartu belum semua selesai. Makanya waktu launching, kami berikan kartu contohnya itu,” ungkap Andi Singkerru.

​Namun, kendala tersebut kini telah teratasi. Pihak Disdikpora dan BPD telah berkoordinasi erat, bahkan telah menyiapkan sekretaris khusus untuk menjalin koordinasi yang lancar.

“Kemarin menelpon dan kami sudah siapkan juga sekretaris untuk saling berkoordinasi,” tegasnya.

​Bantuan finansial sebesar Rp 600.000 per siswa ini secara spesifik ditujukan untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan esensial sekolah, seperti pembelian seragam, sepatu, tas, dan perlengkapan sekolah lainnya. ​Distribusi KPC pada bulan ini akan difokuskan untuk siswa kelas 1 SD dan kelas 1 SMP.

“Bulan ini sudah dan harus terealisasi, dan 6.000 ini untuk kelas 1 SD dan kelas 1 SMP,” jelasnya.

Ia juga optimis bahwa program ini akan berlanjut di tahun 2026.

“Untuk 2026 insya Allah, karena ini kan program Pak Bupati.” tutup Andi Singkerru.

​Dengan segala persiapan yang matang, Kartu Penajam Cerdas dijadwalkan akan dibagikan kepada siswa pada akhir bulan ini. Momen ini menandai dimulainya realisasi program bantuan pendidikan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik baru di PPU.(adv)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *