PENAJAM– Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi strategis di depan Stadion Panglima Sentik, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kini telah mencapai kemajuan sekitar 50 persen. Proyek senilai sekitar Rp24 miliar ini didesain sebagai ruang publik multifungsi yang diharapkan menjadi alternatif rekreasi utama bagi masyarakat.
Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Disperkimtan PPU, Khairil Achmad, menyatakan pihaknya terus mengawasi ketat pengerjaan fisik di lapangan. Tujuan pengawasan ini adalah untuk memastikan proyek rampung sesuai dengan batas tahun anggaran.
”Progresnya terus kami pantau supaya rampung tepat waktu, paling lambat akhir tahun depan,” tegas Khairil Achmad (18/11/25).
menjamin komitmen dinas untuk menyelesaikan fasilitas ini pada tahun 2026.
Khairil Achmad menjelaskan bahwa kawasan RTH Panglima Sentik dirancang dengan konsep yang lebih dari sekadar taman hijau. Fasilitas ini dibuat agar lebih hidup dan serbaguna, memadukan unsur olahraga, relaksasi, dan interaksi sosial.
Sejumlah fasilitas pendukung utama sedang dibangun untuk mewujudkan konsep ini. Di antaranya adalah jalur pejalan kaki (pedestrian), lintasan lari (jogging track), serta sebuah gedung pengelola yang juga akan berfungsi sebagai pusat Ekonomi Kreatif (Ekraf).
Selain itu, kawasan ini secara khusus akan menyediakan area khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
”Kita buat konsepnya agar masyarakat bisa berolahraga, bersantai, sekaligus berinteraksi di satu tempat,” kata Khairil.
Ia menambahkan, kehadiran fasilitas untuk pelaku UMKM dirancang agar kawasan RTH ini dapat selalu ramai dan bergairah.
Kehadiran RTH Panglima Sentik sangat krusial karena diharapkan dapat mengurai kepadatan aktivitas publik yang selama ini hanya terpusat di beberapa titik.
Selama ini, warga Penajam umumnya hanya berkumpul di Alun-Alun depan Kantor Bupati atau Taman Rozeline sebagai lokasi utama rekreasi keluarga.
”Kehadiran RTH di sekitar Stadion Panglima Sentik diharapkan menambah pilihan ruang terbuka bagi masyarakat,” jelas Khairil.
Ia berharap, dengan adanya fasilitas baru ini, warga PPU akan memiliki pilihan lain yang layak untuk beraktivitas di luar ruangan.
Pembangunan RTH ini bukan hanya mempercantik tata kota, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di PPU. (Adv)
Penulis : ayu







