DPRD Kaltim Soroti Ketahanan UMKM di Tengah Persaingan Ekonomi Digital

Samarinda — Dorongan bagi UMKM Kaltim untuk memperkuat posisi mereka di tengah persaingan ekonomi digital kembali menjadi perhatian DPRD Kalimantan Timur. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menilai pelaku usaha lokal harus mulai bergerak lebih agresif agar tidak tertinggal dari arus perubahan teknologi dan pola konsumsi.

Hasanuddin menyebut UMKM selama ini telah membuktikan daya tahannya, terutama saat ekonomi berada dalam tekanan.

“UMKM selalu menjadi penyangga ekonomi daerah dalam situasi apa pun,” ujar Hamas, sapaan akrabnya, Minggu (30/11/2025).

Ia menekankan bahwa ketangguhan tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas dan inovasi.

Menurutnya, sebagian besar pelaku UMKM sebenarnya memiliki potensi besar, namun banyak yang belum berani melakukan lompatan dalam memanfaatkan teknologi.

“Masih banyak usaha kecil yang ragu masuk ke pasar digital karena keterbatasan literasi atau kurangnya pendampingan,” tambahnya.

Karena itu, ia mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas usaha, hingga sektor swasta untuk memperkuat ekosistem UMKM berbasis teknologi.

Sinergi tersebut, katanya, akan membantu UMKM menghadapi persaingan yang kini semakin terbuka, termasuk dari produk luar daerah.

Hamas menegaskan bahwa DPRD Kaltim siap memastikan kebijakan dan program yang mendukung pertumbuhan UMKM tetap menjadi prioritas.

Ia berharap pelaku usaha kecil di berbagai daerah di Kaltim tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas dan memperluas kontribusi mereka terhadap ekonomi daerah.

“Harapan kami, UMKM dapat berkembang lebih cepat dan menjadi penggerak utama ekonomi Kaltim,” tutupnya. (Adv/DprdKaltim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *