PENAJAM – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat aspek keselamatan bagi para nelayan setempat. Langkah strategis berupa edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan terus digalakkan untuk memastikan para nelayan selalu siap dan sadar akan standar keamanan sebelum memulai aktivitas penangkapan ikan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten PPU, Rozihan Asward, menjamin bahwa pembinaan mengenai kesiapan melaut dan perlengkapan keselamatan telah menjadi bagian integral dari program rutin dinasnya.
”Edukasi kita lakukan berulang kali. Setiap kali mereka hendak berlayar, mereka sudah mengerti betul hal-hal apa saja yang harus diperiksa, mulai dari keamanan kapal hingga kelengkapan pribadi mereka,” ujar Rozihan (5/12/25).
Pemerintah daerah berharap, dengan adanya pendampingan yang tiada henti ini, potensi insiden atau kecelakaan di perairan dapat ditekan seminimal mungkin. Selain itu, pembinaan yang dilaksanakan secara berkala ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para nelayan terkait langkah-langkah pencegahan risiko (mitigasi) saat mereka beroperasi di tengah laut.
Rozihan menjelaskan bahwa arahan mendetail mengenai perlengkapan yang wajib dibawa dan kesiapan fisik serta mental sudah lama menjadi fokus utama dalam pembinaan. Ia menekankan bahwa setiap menjelang musim penangkapan ikan atau masa-masa krusial lainnya, seluruh prosedur keselamatan selalu diingatkan kembali kepada komunitas nelayan.
”Sejak awal kami sudah memberikan arahan, jadi sebelum mereka berangkat, mereka dipastikan sudah dibekali dengan segala persiapan yang diperlukan,” tambahnya.
Rozihan menambahkan bahwa selama ini para nelayan di PPU menunjukkan tingkat pemahaman yang cukup baik mengenai pentingnya aspek keselamatan ini. Hal ini dibuktikan dengan ketaatan mereka dalam mengikuti panduan dan melaksanakan pemeriksaan sebelum berangkat.
Pihak Dinas Perikanan memastikan bahwa sosialisasi terkait kesiapsiagaan di laut tidak hanya disampaikan, melainkan juga dilaksanakan secara konsisten dan sering agar informasi tersebut melekat dan menjadi budaya kerja para nelayan.
Tujuannya adalah agar kesiapan pra-berangkat tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi standar operasional yang ditaati demi keselamatan diri dan harta benda mereka.
Keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama, mengingat kondisi cuaca di laut dapat berubah dengan cepat dan tak terduga. (Adv)
Penulis : ayu







