Fuad Minta Razia Pekat Disertai Pembinaan Jangka Panjang

Ket. Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Samarinda — Operasi gabungan Satpol PP Kaltim yang menyasar sejumlah titik rawan penyakit masyarakat di Samarinda dinilai perlu diteruskan secara berkelanjutan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, menyebut penanganan pekat tidak bisa bertumpu pada razia semata.

“Satpol PP dan pemerintah daerah agar tetap intens melakukan razia sekaligus memberikan pembinaan,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Fuad menilai tindakan represif hanya menghasilkan efek kejut sementara. Mereka yang terjaring, kata dia, memerlukan pendampingan agar tidak kembali terlibat dalam aktivitas serupa.

Ia mendorong pemerintah daerah merancang program pembinaan yang menyasar aspek sosial, ekonomi, hingga konseling berbasis keluarga.

Selain itu, Fuad menyoroti pentingnya laporan masyarakat sebagai detektor awal aktivitas ilegal.

Menurutnya, kolaborasi warga dengan aparat penegak perda dapat mempercepat penindakan tanpa menunggu kegiatan ilegal berkembang lebih luas. Ia menyebut keaktifan masyarakat menjadi kunci dalam mempersempit ruang gerak pelaku.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah menunjukkan konsistensi sehingga masyarakat merasa persoalan pekat ditangani secara serius, bukan hanya saat momentum tertentu atau menjelang hari besar keagamaan.

“Harapan kami, razia terus dilakukan dan pembinaan digiatkan, supaya masyarakat juga tahu bahwa kegiatan seperti itu tidak dibenarkan serta harus dihentikan,” pungkasnya. (Adv/DprdKaltim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *