Bupati Mudyat Noor Salurkan Kartu Penajam Cerdas di Waru, Targetkan Tuntas Sebelum Libur Sekolah

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus dikebut dalam penyaluran Kartu Penajam Cerdas (KPC). Bupati PPU Mudyat Noor menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada para siswa di SMPN 13 PPU, Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru.

​Mudyat menyampaikan bahwa setelah Kecamatan Penajam tuntas, hari ini giliran Kecamatan Waru yang menerima bantuan, kemudian akan dilanjutkan ke Kecamatan Babulu pada hari berikutnya.

​”Penyaluran di Penajam sudah selesai. Hari ini di Waru, dan besok insyaallah di Babulu. Target kami, semua selesai sebelum anak-anak masuk libur sekolah,” ujar Mudyat Noor (18/12/25).

​Untuk tahun 2025 ini, Mudyat menjelaskan bahwa bantuan KPC diprioritaskan bagi siswa yang baru masuk sekolah, yakni kelas 1 SD dan kelas 7 SMP. Langkah ini diambil sebagai bentuk efisiensi karena keterbatasan anggaran daerah saat ini.

​”Kami sadar, saat awal masuk sekolah itu orang tua paling terbebani biaya untuk beli seragam, tas, dan sepatu. Karena itu, bantuan senilai Rp600 ribu ini kami fokuskan dulu untuk siswa baru agar beban orang tua berkurang,” jelasnya.

​Secara keseluruhan, total penerima KPC di seluruh Kabupaten PPU mencapai 6.367 siswa. Untuk wilayah Kecamatan Waru sendiri, hari ini disalurkan kepada sekitar 180 penerima, sementara besok diperkirakan ada 200 hingga 300 siswa lagi yang menyusul.

​Meski saat ini baru menyasar siswa baru, Mudyat menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan bantuan ini jika kondisi keuangan daerah sudah membaik.

​”Sejujurnya saya ingin semua siswa, mulai dari SD kelas 1 sampai 6, dan SMP kelas 1 sampai 3, bahkan hingga SMA, bisa dapat semua. Kalau anggaran sudah normal lagi, kita upayakan ada penambahan agar semuanya merasakan manfaatnya,” tambah Mudyat.

​Mudyat juga memberikan catatan untuk penyaluran di masa mendatang. Ia berharap ke depan KPC bisa dibagikan lebih awal, bahkan sebelum tahun ajaran baru dimulai.

​”Kemarin memang ada sedikit keterlambatan karena prosesnya baru. Ke depan, kita ingin penyaluran dilakukan lebih cepat agar manfaatnya terasa pas anak-anak mau masuk sekolah, bukan di akhir tahun seperti ini,” ungkapnya.

​Mudyat berpesan kepada para orang tua agar menggunakan saldo di Kartu Penajam Cerdas tersebut sesuai peruntukannya, yakni untuk keperluan sekolah anak, bukan untuk kebutuhan lain.

​”Mudah-mudahan KPC ini benar-benar bermanfaat buat masyarakat dan tidak ada lagi alasan anak-anak kita tidak bisa sekolah karena kendala biaya perlengkapan,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : ayu




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *