PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, kembali menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat kecil. Melalui agenda rutin berjudul “Pemkab PPU Peduli”, ia melakukan aksi turun lapangan untuk mendatangi langsung rumah-rumah warga yang masuk dalam kategori ekonomi prasejahtera.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten PPU dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan memastikan kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat.
Dalam aksi blusukan tersebut, Waris mendatangi satu per satu kediaman warga yang selama ini dinilai kekurangan secara finansial. Menariknya, program ini merupakan inisiatif mandiri yang telah menjadi rutinitas panjang sang Wakil Bupati sejak awal masa jabatannya.
Waris tampak tidak canggung berbicara lesehan bersama warga untuk mendengar langsung apa yang menjadi kendala dan harapan mereka terhadap pemerintah.
”Kehadiran kami langsung di depan pintu rumah warga ini tujuannya untuk menciptakan suasana kekeluargaan. Kami ingin membuktikan bahwa pemerintah tidak berjarak dengan rakyat, terutama mereka yang sangat membutuhkan pertolongan,” ujar Abdul Waris Muin kepada awak media, (13/1/26).
Salah satu poin penting dalam kunjungan kali ini adalah perhatian mendalam terhadap warga dengan keterbelakangan mental atau disabilitas intelektual.
Waris menilai, mereka ini seringkali menjadi lapisan masyarakat yang paling luput dari perhatian publik.
Baginya, merangkul penyandang disabilitas adalah prioritas utama agar mereka merasa diakui sebagai bagian dari masyarakat PPU.
“Mereka harus mendapatkan perhatian khusus. Kita hadir di sini untuk memberikan dukungan moral agar mereka merasa diperhatikan dan tidak merasa sendirian,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kepedulian yang nyata, dalam setiap kunjungannya, Waris menyerahkan paket sembako secara langsung kepada keluarga penerima manfaat.
Bantuan ini diharapkan mampu membantu mencukupi kebutuhan pokok dasar bagi warga yang sedang kesulitan.
”Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kami dari pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau kondisi sosial warga di pelosok-pelosok agar sentuhan bantuan bisa lebih merata,” Pungkasnya. (Adv)







