Dongkrak Ekonomi Nelayan, Pemkab PPU dan Pertamina Salurkan Bantuan Rumpon di Kelurahan Pejala

PENAJAM –  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) terus berupaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menjalin kerja sama bersama PT Kilang Pertamina Balikpapan untuk menyalurkan bantuan alat bantu penangkapan ikan berupa rumpon bagi nelayan di Kelurahan Pejala, Kecamatan Penajam.

​Bupati PPU, Mudyat Noor, menjelaskan bahwa bantuan rumpon ini memiliki manfaat ganda, yakni untuk menjaga kelestarian lingkungan laut sekaligus meningkatkan penghasilan para nelayan lokal.

Dengan adanya rumpon, nelayan kini memiliki titik tangkap ikan yang lebih pasti tanpa harus pergi terlalu jauh ke tengah laut.

​”Rumpon ini tidak hanya menjadi rumah buatan untuk menjaga ekosistem laut agar tetap lestari, tapi juga alat penting untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Ini sangat berarti bagi warga yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut,” ujar Mudyat (16/1/26).

​Mudyat juga menekankan pentingnya tanggung jawab sosial dari perusahaan besar yang beroperasi di wilayah PPU.

Menurutnya, kehadiran industri minyak dan gas (migas) di kawasan pesisir harus membawa dampak nyata dan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.

​”Perusahaan besar punya kewajiban moral untuk memastikan kehadiran mereka memberi dampak positif yang berkelanjutan. Keberadaan rumpon ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga kekayaan hayati bawah laut kita agar tetap bisa dinikmati hingga generasi mendatang,” tuturnya.

​Dalam kesempatan itu, Mudyat juga berharap agar PT Kilang Pertamina Balikpapan tidak hanya berhenti di satu wilayah saja. Ia mendorong agar program bantuan atau Corporate Social Responsibility (CSR) serupa dapat diperluas ke daerah lain di Penajam Paser Utara.

​Ia menginginkan agar bantuan yang diberikan di masa depan benar-benar sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat di lapangan.

Hal ini penting agar program yang dijalankan tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi benar-benar menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.

​”Kita berharap program ke depan dirancang dengan melihat kebutuhan nyata masyarakat. Dengan habitat ikan yang terjaga, kita semua berharap kesejahteraan keluarga nelayan di Pejala dan sekitarnya bisa meningkat drastis,” pungkas Mudyat. (Adv)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *