Sertifikasi Guru Diambil Alih Pusat, Waris Muin Sebut Pola Lama yang Tidak Berpihak pada Guru Akan Dirubah

PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Waris Muin, mengisyaratkan adanya perubahan besar dalam sistem pendidikan nasional, khususnya terkait pengelolaan guru.

Ia menyambut baik rancangan dari Kementerian Pendidikan yang berencana mengambil alih pengelolaan guru dari daerah ke pusat, termasuk proses sertifikasi.

​Menurut Waris Muin, rencana ini sejalan dengan tagline nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat” yang bertujuan untuk mereformasi pola-pola yang selama ini dianggap kurang berpihak kepada guru.

​”Salah satu tagline dari kementerian adalah bahwa banyak yang mau diubah, pola-pola yang tidak berpihak ke guru. Artinya, seperti sertifikasi guru itu kemungkinan akan diambil alih di pusat, jadi bukan di daerah lagi,” jelas Waris Muin (2/12/25).

​Ia menjelaskan bahwa sentralisasi ini berarti semua kegiatan yang terkait dengan pendidikan dan manajemen guru akan dibawa ke ranah pusat.

Harapannya, dengan dikelola langsung oleh pemerintah pusat, proses administrasi dan tunjangan bagi guru akan menjadi lebih terjamin dan merata di seluruh Indonesia.

​”Dari tagline yang saya bacakan, guru itu kemungkinan besar akan diambil oleh pusat, artinya semua kegiatan yang terkait pendidikan guru akan dibawa ke pusat,” tegasnya.

​Selain itu, Waris Muin juga menyinggung amanah dari Menteri Pendidikan, terutama terkait implementasi smartboard dan pencanangan program Smart City oleh Presiden. Menurutnya, modernisasi sekolah sangat penting.

​”Bapak Presiden juga mencanangkan namanya Smart City untuk seluruh kabupaten/kota. Canangannya itu bukan sampai di kota saja, tapi seluruh, bagaimana pelosok-pelosok itu bisa menikmati yang namanya smartboard,” tutupnya. (Adv)

Penulis : ayu




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *