PENAJAM – Wakil Bupati PPU, Waris Muin, secara terbuka mengungkapkan keprihatinannya terhadap jaminan masa depan para guru, terutama yang sudah memasuki masa purna tugas atau pensiun.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
”Kalau pemikiran saya, guru harus ditingkatkan kesejahteraannya, apapun bentuknya. Guru tidak boleh kita abaikan, karena dari guru lah lahir manusia-manusia hebat,” kata Waris Muin dengan tegas (2/12/25).
Ia menyoroti kasus-kasus memprihatinkan di mana guru yang telah mengabdi puluhan tahun, selesai masa tugasnya begitu saja tanpa jaminan yang memadai.
”Coba kita lihat, ada berapa guru yang purna tugas, ya sudah selesai purna tugas, selesai begitu saja. Artinya kita juga merasa prihatin,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Waris Muin menyebutkan contoh guru-guru yang ia temui dengan masa pengabdian yang luar biasa, mulai dari 27 tahun, 32 tahun, bahkan ada yang mencapai 40 tahun.
”Bayangkan dari empat guru tadi itu yang purna tugas, pengabdiannya ada 32 tahun, 27 tahun, 32, bahkan ada 40 tahun, bayangkan jadi guru sampai 40 tahun. Itulah bukti bahwa guru kita tidak boleh abaikan,” tegasnya.
Menurut Waris Muin, meskipun pemerintah harus melakukan efisiensi anggaran, hal tersebut tidak boleh mengorbankan kesejahteraan para pendidik.
Ia menilai bahwa guru merupakan tulang punggung peradaban, sehingga jaminan masa depan dan peningkatan kesejahteraan mereka adalah investasi penting bagi daerah. (Adv)
Penulis: ayu







