Safari Natal, Ekti Imanuel Sambangi 28 Gereja di Kutai Barat, Dorong Semangat Persatuan di Tahun Penuh Dinamika

Ket. Foto: Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel.

Samarinda — Menjelang perayaan Natal 2025, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, memilih menghabiskan hari-hari awal Desember dengan cara berbeda. Ia berkeliling ke berbagai gereja di Kutai Barat, sebuah tradisi tahunan yang tahun ini mencakup 28 titik kunjungan sepanjang bulan.

Ekti memulai langkahnya dari GKII Galilea Bigung Baru, lalu GPDI Sentrum Simpang Raya, hingga GKII Eklesia Lakam Bilem.

Namun, ia menegaskan tujuan kegiatan tersebut lebih dari sekadar agenda formal.

“Saya ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah di momen-momen penting seperti ini,” katanya, Rabu (10/12/2025).

Dalam setiap kunjungan, Ekti kerap berdialog langsung dengan jemaat.

Ia menyimak aspirasi mereka, mulai dari kebutuhan fasilitas ibadah, kegiatan kepemudaan, hingga kondisi sosial di lingkungan masing-masing. Banyak jemaat menyebut kunjungan itu membawa suasana berbeda karena dilakukan secara langsung dan intens.

Menurut Ekti, Kutai Barat memiliki keragaman masyarakat yang sangat kuat, sehingga ruang-ruang perjumpaan seperti Safari Natal harus dimanfaatkan untuk mempererat relasi sosial.

“Kita hidup di daerah yang berkembang cepat. Maka hubungan antarkelompok harus tetap terjaga agar pembangunan tidak terhambat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pesan Natal sejalan dengan kebutuhan daerah: menjaga harmoni, menguatkan kebersamaan, dan menyemai rasa saling peduli di tengah perubahan sosial.

Ekti juga mengingatkan bahwa percepatan pembangunan hanya mungkin tercapai bila masyarakat tetap solid dan saling mendukung.

Di setiap gereja yang disinggahi, Ekti menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sekaligus mengajak jemaat menjaga keteduhan suasana perayaan.

“Saya hadir bukan hanya untuk memberi salam, tetapi untuk memastikan jalinan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat tetap terawat,” tuturnya.

Safari Natal yang ia jalankan disebutnya sebagai bentuk komitmen pribadi untuk terus dekat dengan warga. Dan bagi Ekti, pesan yang ingin ia bawa sederhana: Natal harus menjadi ruang yang memperkuat keluarga, komunitas, dan persaudaraan.

“Kehadiran saya di tengah jemaat adalah cara saya merayakan Natal bersama masyarakat, dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan,” pungkasnya. (Adv/DprdKaltim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *