PPU — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan strategi untuk menambah kekurangan 93 guru di wilayahnya. Salah satu opsi yang ditempuh adalah dengan menarik kembali para pegawai di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang memiliki ijazah atau latar belakang pendidikan keguruan.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Durajat, Langkah jemput bola ini diambil menyusul adanya arahan dari Sekretaris Daerah (Sekda) PPU untuk segera melakukan pemetaan total. Pihak Disdikpora kini diberikan waktu selama satu pekan ke depan untuk menyamakan database kepegawaian bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) PPU.
“Opsi rapat tadi, kami meminta kepada kepala BPSDM untuk pendataan guru pegawai di OPD-OPD lain yang punya latar belakang pendidikan. Harapan kami nanti yang punya latar belakang pendidikan itulah dikembalikan ke Dinas Pendidikan untuk kami distribusikan,” kata Durajat, (25/9/2026).
Proses penarikan ini nantinya akan menyasar para pegawai dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun tenaga paruh waktu yang saat ini tersebar di berbagai instansi dinas.
“Peta penyebaran pegawai berlatar belakang guru ini ditargetkan rampung dalam seminggu agar bisa dibahas kembali dalam rapat lanjutan pada hari Selasa mendatang,” ungkap Durajat.
Durajat menjelaskan bahwa secara geografis, seluruh wilayah di empat kecamatan yang ada di Kabupaten PPU sebenarnya tidak memiliki klasifikasi sebagai daerah terpencil. Akses jalan dan transportasi relatif masih bisa dijangkau dengan baik oleh kendaraan.
Namun, ia tidak menampik adanya beberapa sekolah yang posisinya berada di wilayah pinggiran dan kawasan pesisir pantai yang membutuhkan perhatian lebih. Sekolah-sekolah di area inilah yang nantinya akan menjadi prioritas utama penyaluran guru baru hasil penataan data kepegawaian tersebut.
“Ya, jadi guru ini kalau tempat kita itu sebenarnya tidak ada daerah terpencil ya, daerah kita itu 4 kecamatan tidak ada daerah terpencil, tetapi ada di daerah-daerah pinggiran ada, misalnya di daerah Jenebora, Pantai Lango itu pesisir-pesisir itu kan. Kemudian ada di daerah-daerah yang Kecamatan Babulu, tetapi tidak ada yang terpencil. Jadi, tadi diskusi kita ya secara global saja, artinya pemenuhan kebutuhan guru untuk semua sekolah di wilayah PPU di 4 kecamatan,” pungkas Durajat.







