Memperingati HKG PKK ke 51, Ketua TP-PKK Kabupaten PPU: Harap Kedepannya Produk Lokal Asli PPU Ini Akan Lebih Dikembangkan Lagi

Tenggarong –  Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke-51 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2023. Diadakan Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Kegiatan ini diselenggarakan di Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) selaku tuan rumah HKG PKK ke 51, Jumat (21/07/2023).

Dalam kegiatan ini dihadiri Ketua PKK Provinsi Kaltim, Hj. Erni Makmur Hadi Mulyadi, Ketua TP-PKK Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hj. Satriyani Sirajuddin Hamdam, dan Ketua TP-PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Kaltim serta para ramu undangan.

Saat dijumpai, Ketua TP-PKK Kabupaten PPU, Hj.Satriyani Sirajuddin Hamdam mengatakan stand pameran UP2K binaan TP-PKK Kabupaten PPU sangat memuaskan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia pun sangat optimis jika stand pameran UP2K TP-PKK PPU ini akan menyandang gelar juara.

” Stand pameran Kabupaten PPU sangat luar biasa, kalau kita lihat dengan kasat mata mungkin tahun ini PPU akan mendapatkan juara. Karena stand pameran UP2K binaan TP-PKK Kabupaten PPU terbuat dari bahan alami semua,” ungkap Ketua TP-PKK PPU.

Ia juga menjelaskan, sumber alami yang dimaksud dari stand UP2K binaan TP-PKK Kabupaten PPU ini terbuat dari rotan, kayu hingga olahan sabut kelapa. Selain itu juga, di HKG PKK ke-51 tingkat Provinsi Kaltim, TP-PKK PPU memamerkan produk hand made yaitu sepatu yang nanti akan menjadi khas dari bumi Benuo Taka tercinta.

“Kami (TP-PKK) memamerkan produk alami seperti cocopeat, olahan sabut kelapa menjadi pot bunga dan keset. Untuk rotan dijadikan lampit, keranjang dan tas. Yang paling menarik yaitu olahan hand made berupa sepatu dan bisa dibilang khas dari Penajam punya,” terangnya.

Selain itu ia juga mengharapkan agar binaan UP2K TP-PKK Kabupaten PPU dapat berkembang lebih baik hingga pemasarannya dapat dikenal luas melalui stand pameran yang diadakan rutin tiap tahunnya.

” Untuk kedepannya produk lokal asli PPU ini akan lebih dikembangkan lagi. Seperti yang kita bawa di stand pameran saat ini, seperti karpet, lampit, dan lain-lainya. Itu semua akan dikembangkan termasuk sepatu. Nah nantinya kami (TP-PKK) akan mengusahakan untuk memperluas lagi penjualannya. Kalau bisa untuk kedepannya itu juga di Kecamatan Babulu akan kami buat sebagai sentral sepatu,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *