Lepas Kontingen SLBN PPU Ikut PeSODa, Alimuddin Sampaikan Ini

Penajam – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU lepas kontingen
Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) PPU untuk mengikuti Pekan Spesial Olahraga Daerah (PeSODa)/Special Olympic Indonesia (SOIna) se Kaltim di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (24/10/2023).

Kegiatan yang berlangsung di halaman SLBN Gunung Seteleng ini turut dihadiri anggota DPRD PPU Andi Muhammad Yusuf, Kabag Kesra PPU, Dinas Sosial, Ketua LAP PPU dan Ketua LPM PPU serta seluruh orang tua pendamping.

Untuk diketahui Pesoda/SOIna merupakan wadah berkumpulnya bagi para penyandang disabilitas tuna grahita dalam unjuk kebolehan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dibidang olahraga dan seni, seperti kegiatan orang normal pada umumnya.

Saat ditemui para jurnalis selepas acara, Kepala Disdikpora PPU, Alimuddin menyampaikan seluruh kegiatan keolahragaan, kemasyarakatan dari semua elemen di semua jenjang pendidikan akan kita support.

“Memang SLBN ini merupakan kewenangan provinsi, tapi anak-anak serta orangtuanya adalah masyarakat PPU, harus diberikan dorongan, diberikan support serta penguatan dalam rangka melakukan kegiatan dan aktivitasnya,” paparnya.

Bagaimanapun juga anak-anak kita ini perlu semangat beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat.

“Sama perlakuan dengan yang lainnya, tidak ada lagi dikotomi atau membedakan, seluruh jenjang itu harus kita perhatikan,” tambahnya.

Beliau juga mengingatkan kepada orang tua, pendamping serta official agar anak-anak selalu dalam pengawasan yang ekstra.

“Anak-anak harus tetap dalam pengawasan khusus agar tiba dengan selamat dan segera beradaptasi dengan kondisi lingkungan disana. Yang terpenting anak-anak kita bisa berkiprah di Tenggarong untuk kegiatan keolahragaan,” harap Alimuddin.

Kepala SLBN PPU, Khofni turut menyampaikan, kegiatannya mulai hari ini tanggal 24 hingga 27 Oktober 2023, di Tenggarong, Kab Kutai Kartanegara.

Untuk kontingen yang kami kirim berjumlah 21 atlet berikut pendamping, pelatih 7 orang dan 7 orang manager untuk mengikuti jenis pertandingan seperti sepakbola, bulutangkis, juga seni dan tari.

Atlet yang mengikuti Pesoda ini ada dari Kecamatan Babulu, Waru, Penajam. Yang kami berangkatkan ini anak-anak tuna grahita yang mempunyai bakat dibidangnya masing-masing.

Sebelumnya kami sudah mempersiapkan untuk mengikuti pekan olahraga ini dengan melibatkan guru olahraga menyisihkan waktu di jam-jam pelajaran untuk berlatih,” tutup Khofni. (adm)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *