Disbudpar PPU: Sarana Dan Prasarana Objek Wisata Jadi Kendala Objek Wisata Sulit Berkembang

Penajam,- Sektor pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara masih terkendala sarana prasarana dan promosi sebagai pendukung sehingga wisata di daerah itu belum berjalan maksimal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Israwati Latief di Penajam, Kamis, (23/11/2023) mengatakan pemerintah kabupaten dan masyarakat belum mampu maksimalkan potensi pariwisata.

Hasil evaluasi sektor kepariwisataan Kabupaten Penajam Paser Utara lanjutnya, masih kurang sarana prasarana pendukung, penataan obyek yang kurang maksimal, serta kurangnya peran masyarakat.

Beberapa kekurangan tersebut dan minim promosi pengelolaan wisata menurut dia, yang menjadi penyebab pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara belum mampu mendayagunakan potensi secara maksimal.

“Kami sadari perkembangan sektor pariwisata masih belum maksimal dari sisi kontribusi PAD (pendapatan asli daerah) maupun pertumbuhan wisatawan yang berkunjung,” ujarnya.

“Tempat-tempat wisata harus memiliki sarana prasarana pendukung dan dikelola profesional, ditata dengan baik agar menjadi lebih menarik lagi,” tambahnya.

Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki potensi wisata cukup menjanjikan terutama wisata pantai atau bahari apabila dikelola dengan baik bakal mampu berkontribusi mendukung pertumbuhan perekonomian.

Namun sarana prasarana di objek wisata bahari saat ini seperti di Pantai Tanjung Jumlai, Corong maupun Pantai Nipah-Nipah yang sudah cukup terkenal ungkapnya, masih kurang memadai.

Pengelolaan objek wisata pantai terhenti jelasnya, karena juga terkendala permasalahan pembiayaan dan pemasukan yang tidak seimbang.

Jika dibandingkan objek wisata di daerah lain, salah satu kelemahan di Kabupaten Penajam Paser Utara adalah dari sisi jumlah penduduk.

Diharapkan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara secepatnya terbangun, sehingga wisatawan yang berkunjung secara bergantian setiap hari mampu menghasilkan pemasukan lebih besar daripada pengeluaran untuk biaya operasional.

(rmt/pl)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *