Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, mengingatkan masyarakat Kaltim untuk menggunakan hak pilih mereka pada Pemilu yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.
Dalam pesannya, Afif menekankan bahwa memilih untuk golput (tidak memilih) bukanlah sekadar pilihan politik, melainkan sebuah keputusan moral yang menunjukkan ketidakpedulian terhadap masa depan bangsa.
“Datang ke TPS itu penting. Kalau memilih golput, ingatlah, itu bukan pilihan politik tetapi pilihan moral. Itu artinya kita benar-benar pasrah dengan masa depan Indonesia,” jelas Afif, Rabu (13/11/2024).
Ia menegaskan bahwa setiap suara memiliki dampak besar terhadap arah perkembangan negara, terutama dalam menentukan kebijakan yang akan membentuk kehidupan masyarakat dalam sepuluh tahun ke depan.
Afif mengajak warga untuk menyadari potensi besar Indonesia yang masih bisa dimaksimalkan, dan bahwa setiap pilihan pada hari pemilu akan berpengaruh pada kemajuan negara.
“Harapan masih ada untuk Indonesia. Jadi, mari kita bangun pagi-pagi pada tanggal 27 November, karena hari itu kita bersama menentukan nasib bangsa untuk dekade mendatang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Afif menyoroti pentingnya memilih pemimpin yang tepat karena kebijakan pemerintah akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat, dari harga kebutuhan pokok seperti beras dan minyak hingga kebijakan ekonomi lainnya.
“Beras yang kita makan, minyak yang kita pakai, semuanya diatur oleh kebijakan pemerintah. Dan siapa yang membuat aturan itu? Para pejabat daerah. Jika kita salah memilih, harga bisa naik dan kita semua akan merasakan kesulitannya. Itu ada di tangan kita,” papar Afif.
Sebagai wakil rakyat dari Kota Samarinda, Afif mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemilihan umum, bangun pagi, dan menentukan masa depan bangsa.
“Mari kita hindari golput. Buktikan bahwa kita memiliki tekad untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tandasnya.







