Siapkan Anggaran 3 Miliar, Pemkab PPU Bekali Para Pencari Kerja dengan Berbagai Pelatihan 

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah proaktif dan strategis untuk memastikan warga lokal mendapatkan prioritas utama dalam proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui serangkaian program pelatihan dan sertifikasi kerja, pemerintah daerah secara intensif mempersiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk terlibat langsung dalam mega proyek infrastruktur berskala nasional.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten PPU, Marjani, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) berbasis kompetensi. Sepanjang tahun 2024, telah menyelenggarakan pelatihan kerja secara bertahap yang diikuti oleh 757 pencari kerja yang terdaftar dan memiliki kartu kuning.

“Jumlah ini belum termasuk pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten dan pemerintah pusat,” ujar Marjani, Rabu (03/9/2025).

Marjani menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk membekali warga dengan keterampilan dan sertifikasi yang valid. Menurutnya, salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh calon pekerja untuk dapat terlibat dalam proyek pembangunan di IKN adalah memiliki sertifikasi pelatihan kerja.

Oleh karena itu, data lengkap dari seluruh warga yang telah mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikasi akan diserahkan langsung kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Langkah ini kami ambil agar Kementerian PU dapat memprioritaskan warga lokal untuk mendapatkan pekerjaan di IKN Nusantara,” tegasnya, menyoroti pentingnya kolaborasi antar-lembaga dalam memastikan manfaat pembangunan dirasakan oleh masyarakat setempat.

Untuk mendukung kelancaran program ini, Pemkab PPU telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. Dana tersebut digunakan untuk memberikan fasilitas pelatihan kerja kepada para pencari kerja, terutama mereka yang berdomisili di wilayah Kecamatan Sepaku, yang merupakan lokasi utama pembangunan IKN.

Marjani menambahkan, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa seiring dengan perkembangan pesat Kota Nusantara, warga lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi bagian integral dari proses pembangunan.

“Kami ingin warga kami memiliki peluang kerja yang lebih besar, baik di proyek pembangunan IKN maupun di sektor-sektor lain yang akan berkembang seiring dengan pertumbuhan kota ini,” pungkas Marjani.

Program peningkatan SDM ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi warga PPU untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat dan memastikan bahwa pembangunan ibu kota negara juga membawa dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat lokal.(Adv)

 

Penulis: Ayu




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *