Dinsos PPU Berikan Bantuan Rp20 Juta untuk Kelompok Usaha, Target Kesejahteraan Warga Miskin Terus Naik

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus berupaya keras membantu masyarakat kurang mampu agar bisa mandiri. Salah satu caranya adalah dengan memberikan bantuan modal usaha kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) pada tahun anggaran 2025.

​Mukhtar, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinsos PPU, mengungkapkan bahwa pada tahun ini, pihaknya menyalurkan bantuan modal untuk tujuh kelompok. Setiap kelompok usaha mendapatkan suntikan dana sebesar Rp20 Juta, yang khusus digunakan untuk mengembangkan usaha ekonomi produktif.

​”Bantuan ini tujuannya sangat sederhana, yaitu agar pemasukan keluarga bertambah dan kualitas hidup mereka juga ikut terangkat. Dana ini dipakai untuk usaha bersama, misalnya buka toko kelontong, usaha pom mini (bensin eceran), atau jenis usaha lainnya,” jelas Mukhtar, Selasa (11/11/2025).

​Program ini menyasar keluarga yang datanya sudah tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memenuhi sejumlah kriteria yang ditetapkan.

Mukhtar menerangkan, calon penerima bantuan harus berada di usia produktif atau usia kerja, memiliki tempat tinggal yang pasti atau domisili tetap, dan yang paling penting adalah memiliki kemauan kuat untuk bekerja sama secara tim dalam kelompok tersebut.

​Setiap Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang dibentuk beranggotakan sepuluh orang. Dengan adanya suntikan modal ini, pemerintah berharap kegiatan ekonomi di tingkat kelompok ini bisa terus bertumbuh, sehingga para penerima manfaat dapat perlahan-lahan keluar dari daftar masyarakat yang kurang mampu.

​Mukhtar menjelaskan bahwa Dinsos PPU tidak hanya memberikan dana, tetapi juga rutin melakukan pemantauan dan penilaian (monitoring dan evaluasi) terhadap penggunaan dana tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa uang bantuan dipakai dengan tepat sasaran dan memberikan hasil nyata, ​Dari hasil penilaian yang dilakukan, Dinsos menemukan adanya perkembangan.

​”Dari hasil evaluasi kami, usaha yang mereka jalankan berjalan dengan baik. Sudah ada peningkatan kesejahteraan. Contohnya, yang tadinya masuk di desil 5 sekarang naik ke desil 6 atau 7. Ini menunjukkan ada kemajuan yang nyata,” ungkap Mukhtar.

​Peningkatan desil (tingkat ekonomi) ini menjadi bukti bahwa program bantuan modal KUBE berhasil meningkatkan pendapatan dan mengubah taraf hidup para anggota kelompok. Dengan adanya kemajuan ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak kelompok usaha yang terbentuk dan berhasil, mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat PPU. (Adv)

 

Penulis : Ayu

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *