Ket. Foto: Anggota DPRD Kaltim Dapil III, Baharuddin Muin.
Samarinda — Dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi perhatian DPRD Kaltim. Anggota DPRD Kaltim Dapil III, Baharuddin Muin, menilai geliat pembangunan yang terjadi tidak hanya mengubah wajah wilayah Penajam Paser Utara (PPU), tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
Usai rapat paripurna baru-baru ini, Baharuddin menekankan bahwa pembangunan fisik semestinya berjalan seiring dengan perbaikan kualitas hidup warga.
Ia mengingatkan agar agenda pembangunan IKN tidak melupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami ingin kualitas hidup masyarakat ikut meningkat, tidak hanya pembangunan fisik saja,” tegasnya, Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, berbagai proyek infrastruktur di PPU kini menunjukkan kemajuan mencolok sejak kawasan itu ditetapkan sebagai lokasi IKN.
Ia menambahkan, perbaikan jalan yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan ekonomi dan permukiman menjadi elemen penting untuk mendukung aktivitas warga.
Perbaikan jalan, terutama jalur strategis seperti penghubung Sepaku–Petung serta akses menuju perbatasan, disebut mulai memberikan perubahan nyata bagi mobilitas masyarakat.
Warga kini merasakan akses yang lebih layak dibanding sebelum pembangunan IKN bergulir.
Dengan capaian tersebut, Baharuddin berharap perbaikan infrastruktur tidak berhenti pada kepentingan proyek pembangunan, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya berharap, perbaikan infrastruktur ini bukan hanya untuk kebutuhan pembangunan fisik, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut,” tutupnya. (Adv/DprdKaltim)







