RSUD RAPB Aktifkan Kembali Program Penyuluhan Diabetes untuk Tekan Risiko Komplikasi

PENAJAM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) kembali mengaktifkan program penyuluhan diabetes yang sempat terhenti beberapa waktu lalu. Program ini resmi diluncurkan kembali pada 8 Oktober lalu dan akan diadakan secara rutin setiap bulan pada minggu kedua di aula serbaguna RSUD RAPB, Jalan Jalur Dua Nenang.

Kepala Sub Bagian Hukum Humas dan Pemasaran RSUD RAPB Nurdin menyatakan, penyuluhan tersebut ditujukan untuk pasien diabetes, mengingat penyakit tersebut tidak bisa sembuh sepenuhnya.

“Penyakit diabetes, seperti halnya hipertensi, tidak bisa sembuh sepenuhnya. Dengan penyuluhan ini, kami fokus pada pencegahan komplikasi,” ungkapnya, Senin (14/10/2024).

Selain itu, jumlah pasien diabetes meningkat, penyuluhan ini juga merupakan upaya mengurangi kadar gula dalam darah dan menstabilkan kondisi pasien, sehingga bisa beraktifitas dengan normal.

Dia juga berpesan agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit diabetes. “Dengan gaya hidup yang lebih sehat, kita bisa mencegah timbulnya diabetes, terutama bagi yang berisiko tinggi,” tuturnya.

Program penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penanganan dan pengelolaan diabetes di wilayah PPU.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *