PENAJAM – Suasana Alun-Alun Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ramai setiap malam Minggu.
Sedikitnya 200 hingga 300 pelaku UMKM rutin meramaikan area tersebut dengan beragam produk lokal, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga fesyen khas daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, Andi Israwati Latief, menyebut kegiatan ini bukan sekadar pasar malam biasa, melainkan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Diskperindagkop-UKM).
“Setiap malam Minggu, alun-alun kita dipenuhi oleh 200 sampai 300 pelaku UMKM. Ini menjadi ajang penting bagi mereka untuk menjual produk sekaligus mengenalkan usaha kepada masyarakat luas,” jelas Andi.
Ia menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha berasal dari wilayah PPU dan tidak dikenakan syarat rumit untuk ikut serta. Semua fasilitas, termasuk tenda dan lokasi strategis, sudah disiapkan oleh pihak dinas untuk mendukung kemajuan ekonomi lokal.
Menurut Andi, tingginya antusiasme pelaku UMKM dan masyarakat pengunjung menandakan bahwa ruang terbuka seperti ini sangat dibutuhkan. Tak hanya berdampak ekonomi, kegiatan ini juga memicu semangat kebersamaan dan memperkuat identitas daerah.
“Dulu Penajam belum banyak dikenal. Tapi lewat kegiatan rutin ini, kita tunjukkan bahwa PPU punya potensi besar, terutama dari sisi UMKM dan kreativitas masyarakatnya,” ujar Andi.
Selain kegiatan jual beli, malam Minggu di Alun-Alun juga diisi pertunjukan seni budaya yang menambah daya tarik tersendiri. Acara ini terbuka untuk umum dan menjadi salah satu hiburan rutin masyarakat setiap pekannya.







