Perluas Jangkauan Literasi, Dispusip PPU Bakal Gandeng Gunadarma 

PENAJAM – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat basis literasi di daerah. Salah satu gebrakan terbarunya adalah rencana kolaborasi dengan Universitas Gunadarma untuk mengumpulkan karya ilmiah terpilih sebagai referensi daerah.

​Kepala Dispusip PPU, Yusuf Basra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi awal dengan pihak universitas.

Kerja sama ini bertujuan agar karya-karya akademik seperti skripsi maupun tesis terbaik milik mahasiswa bisa tersimpan dan diakses di perpustakaan daerah.

​”Kami sudah berdialog dengan Gunadarma untuk menyimpan beberapa karya skripsi dan tesis. Tentu tidak semua, tapi karya-karya yang bagus saja. Pihak Gunadarma pun menyambut baik dan menyatakan siap untuk bekerja sama,” ujar Yusuf, Selasa (6/1/2026).

​Langkah menggandeng perguruan tinggi ini menjadi bagian dari upaya Dispusip untuk naik kelas dalam menyediakan literasi berkualitas.

Yusuf mengakui, selama ini peran Dispusip dalam meningkatkan literasi sudah menyentuh berbagai segmen, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA dan mahasiswa. Namun, ia merasa skala kegiatannya masih perlu diperbesar.

​”Upaya kami dalam meningkatkan literasi sudah dilakukan di setiap lini. Kami banyak melakukan pelatihan dan sosialisasi di tiap tingkat sekolah, cuma memang skalanya saat ini dirasa masih kecil. Ke depan, kami ingin cakupannya jauh lebih luas dan lebih masif lagi,” tambahnya.

​Menurut Yusuf, penguatan literasi bukan sekadar mengajak orang membaca buku, melainkan menyiapkan generasi muda agar memiliki dasar atau basic literasi yang kuat untuk mendukung profesi mereka di masa depan.

Melalui kolaborasi dan berbagai pelatihan menulis, ia berharap hasrat menulis pelajar di PPU terus tumbuh.

​”Penghargaan yang kami terima baru-baru ini menjadi media promosi kepada masyarakat, khususnya pelajar, bahwa perpustakaan punya banyak program inovatif. Kami ingin mengenalkan bahwa literasi itu luas dan sangat penting bagi masa depan mereka,” tutupnya. (Adv)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *