PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara resmi menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi ratusan pejabat di lingkungan pemkab, Bertempat Gedung Graha Pemuda Penajam Paser Utara, Jumat (13/2/2026).
Prosesi yang dipimpin langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, ini menyasar posisi administrator, pengawas, hingga jabatan fungsional.
Mudyat Noor menjelaskan bahwa pelantikan kali ini baru menyasar posisi setingkat Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasi).

Untuk pengisian jabatan Kepala Dinas (Kadis) atau eselon dua, masyarakat diminta bersabar karena prosesnya akan dilakukan secara bertahap.
”Ini baru kabid dan kasi. Untuk kadis, insyaallah bulan puasa nanti baru kita laksanakan pelantikannya,” ungkap Mudyat Noor saat ditemui usai acara.
Ia menambahkan bahwa secara administratif, seluruh proses penataan jabatan sebenarnya telah rampung.
Namun, pengumuman dilakukan dalam beberapa gelombang untuk menjaga ketertiban pelaksanaan di lapangan.
“Sebenarnya sudah selesai semua, namun kami umumkan bertahap karena kalau sekaligus kebanyakan, nanti tempatnya tidak cukup,” jelasnya.
Mudyat menegaskan bahwa dasar dari pergeseran jabatan ini adalah hasil asesmen yang telah dilakukan pada akhir tahun lalu.
Ia menyoroti banyaknya penempatan pegawai di masa lalu yang dianggap tidak sesuai dengan latar belakang keahliannya, sehingga perlu dilakukan penataan ulang agar roda pemerintahan berjalan efektif.
”Asesmen kami laksanakan akhir tahun, asesmen dulu baru nanti kadis. Jadi kita coba menempatkan kembali posisi yang dulu agak terhambur di beberapa bagian SKPD. Misalnya, ada orang teknis yang ditaruh di Satpol PP, nah di sini kami mencoba merapikan saja sebetulnya,” tegas Mudyat.
Langkah ini juga dipastikan telah melalui rekomendasi dan persetujuan pemerintah pusat.
“Pertimbangan ini sudah melalui rekomendasi BKN. Kami sudah mengirim surat sekitar dua minggu lalu, setelah keluar hasil dari BKN baru kami melaksanakan pelantikan ini,” tambahnya.
Mudyat meluruskan bahwa jumlah yang terlihat besar ini mayoritas bertujuan untuk mengisi kekosongan posisi yang selama ini ditinggalkan pejabat sebelumnya.
”Total untuk mengisi jabatan yang kosong, sisanya hanya bergeser. Ini kelihatan banyak bukan karena mutasi kenaikan, tetapi mengisi kekosongan. Ada sekitar 30-an itu, sisanya hanya pergeseran saja,” tuturnya.
Meski telah dilantik, posisi mereka belum sepenuhnya aman. Mudyat mewajibkan adanya penandatanganan fakta, integritas sebagai kontrak kerja.
Jika dalam waktu enam bulan kinerja mereka dianggap tidak memenuhi standar, maka evaluasi lanjutan akan dilakukan.
”Ada tanda tangan pakta integritas. Kami evaluasi selama enam bulan. Jika tidak sesuai dengan kompetensinya, akan dievaluasi lagi kinerjanya,” tegas Bupati.
Di akhir wawancara, Mudyat mengakui bahwa susunan organisasi Pemkab PPU masih menyisakan ruang kosong, terutama pada posisi Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Pihaknya masih menunggu proses lebih lanjut untuk melakukan pengisian di level pimpinan tinggi tersebut.
”Sebetulnya masih kurang karena kita masih menunggu jabatan kepala SKPD yang kosong. Kita menunggu lagi, jadi nanti setelah pelantikan kepala SKPD kita lakukan jobfit dan seleksi terbuka (selter) selanjutnya untuk mengisi kekosongan yang ada,” pungkasnya.
Berikut Daftar Nama Pejabat yang Dilantik Hari Ini:















