\n\n

Program Makan Bergizi di PPU Akan Diperluas, Babulu Jadi Sasaran Berikutnya

PENAJAM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah pusat akan segera menjangkau wilayah lebih luas di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU memastikan cakupan penerima manfaat program tersebut akan diperluas dalam waktu dekat.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdikpora PPU, Durajat, mengatakan saat ini sudah lebih dari 4.000 siswa dari berbagai jenjang, mulai PAUD hingga SMP, menerima manfaat program MBG. Jumlah itu, kata dia, belum termasuk peserta didik tingkat sekolah atas (SMA), karena diluar kewenangan pihaknya.

Adapun, pendistribusian masih terfokus di Kecamatan Penajam dan Kecamatan Sepaku.

“Data kami baru sekitar 4 ribu lebih penerima MBG di bawah naungan Disdikpora. Namun dalam waktu dekat akan diperluas ke wilayah lain,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Durajat menyebut, perluasan program akan menyentuh wilayah Kecamatan Babulu. Untuk mendukung hal itu, pemerintah tengah menyiapkan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Labangka dan Desa Tembong.

“Perluasan cakupan pasti dilakukan. Dengan adanya dua SPPG baru, pemenuhan gizi anak akan semakin meluas,” jelasnya.

Ia menjelaskan, satu SPPG memiliki kapasitas produksi hingga 1.000 porsi dalam radius enam kilometer, dengan waktu pengantaran maksimal 20 menit agar makanan tetap dalam kondisi baik saat diterima siswa.

“Kalau satu SPPG bisa melayani seribu porsi dengan baik, nanti bisa ditambah lagi produksinya,” tambahnya.

Durajat menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen agar seluruh sekolah di empat kecamatan PPU bisa merasakan manfaat program MBG secara bertahap.

“PPU ini tidak ada wilayah yang benar-benar terpencil. Jadi Insyaallah semua sekolah akan kebagian, hanya menunggu giliran,” tuturnya.

Menurutnya, tiga SPPG saat ini sudah beroperasi dan berjalan baik. Dengan bertambahnya fasilitas baru di Babulu, diharapkan jangkauan program dapat semakin luas dan merata.

“Baru tiga yang beroperasi, nanti menyusul lagi di Babulu. Program ini terus berkembang dan sangat membantu anak-anak mendapatkan asupan bergizi di sekolah,” pungkasnya(adv) .




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *