Fisibilitas dan Komitmen Pemdes/Kelurahan Jadi Prioritas Pembangunan Koperasi Merah Putih

PENAJAM​ – Setelah berhasil membentuk Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di 54 entitasnya, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) kini fokus pada penentuan lokasi dan pembangunan infrastruktur yang fisibel (layak) untuk operasional koperasi.

​Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, menegaskan bahwa aspek kelayakan lokasi dan orientasi bisnis menjadi pertimbangan utama dalam pembangunan gerai dan kantor koperasi. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi di Kantor Bupati PPU yang membahas percepatan pembangunan infrastruktur koperasi.

​Tohar menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai unit pelayanan, tetapi juga berorientasi pada bisnis. Oleh karena itu, kriteria utama dalam menentukan kelayakan infrastruktur adalah kemudahan akses.

​”Fisibilitas atau tidaknya pembangunan ini memiliki beberapa kriteria. Karena ini adalah unit pelayanan dan berorientasi bisnis, prinsipnya koperasi harus mudah dijangkau. Jika belum mudah diakses, bagaimana kita menciptakan akses tersebut” ungkap Tohar (11/11/25).

​Ia menambahkan bahwa beberapa desa/kelurahan telah melaporkan memiliki lahan, namun tidak memenuhi syarat kelayakan, misalnya luasan yang hanya 4 \times 5 atau 7 \times 6 meter. Lokasi-lokasi ini akan ditempatkan pada fase pembangunan selanjutnya.

Pemkab PPU akan memprioritaskan desa/kelurahan yang lahannya telah teridentifikasi layak untuk segera didorong pembangunannya, termasuk yang saat ini sudah mulai tahap pembersihan lahan (clearing) atau pemasangan pondasi.

​Terkait kesiapan di tingkat akar rumput, Sekda Tohar memastikan bahwa seluruh jajaran pemerintah desa dan kelurahan berkomitmen penuh terhadap program ini. Pembentukan kelembagaan koperasi sendiri telah terstruktur sejak awal, menindaklanjuti instruksi yang telah ditetapkan, dan pengurus telah direkrut berdasarkan kesediaan.

​”Secara keseluruhan, rekan-rekan lurah dan kepala desa memiliki komitmen untuk bersama-sama menindaklanjuti kebijakan nasional dan lokal pemerintah ini. Kami akan tetap memberikan pendampingan yang menyeluruh agar pelaksanaannya berjalan optimal,” tutup Tohar.

​Pemkab PPU akan terus mendampingi program ini, termasuk dalam hal pembiayaan infrastruktur yang saat ini dinilai tidak terlalu besar, agar hasilnya memadai dan dapat memberikan progres yang berkelanjutan dari waktu ke waktu. (Adv)

 

Penulis : Ayu




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *