PENAJAM – Memanfaatkan momentum HUT ke-20, Perumda Air Minum Danum Taka memperkuat cengkeramannya melalui kerja sama strategis dengan berbagai pihak.
Direktur Perumda Danum Taka, Abdul Rasyid, mulai membangun jaringan kerja sama atau MoU dengan berbagai pihak strategis untuk memperkuat layanan mereka, terutama di wilayah yang bersentuhan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu terobosan besar yang dilakukan adalah membangun komunikasi dengan Otorita IKN.
Abdul Rasyid menyebut, fokus utama kerja sama ini adalah program pemasangan sambungan rumah secara gratis bagi warga di wilayah Sepaku, yang kini menjadi pusat pembangunan ibu kota negara.
”Kita tidak boleh jadi penonton di rumah sendiri. Kami sudah bicara dengan pihak OIKN agar warga di Sepaku bisa dapat sambungan gratis. Target kita ada sekitar 3.000 sambungan baru di sana,” kata Rasyid (30/12/25).
Selain dengan OIKN, Danum Taka juga menggandeng sektor perbankan seperti Bank BTN dan BNI untuk mempermudah warga dalam membayar tagihan secara online.
Tak ketinggalan, kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry juga diteken untuk suplai air bagi kapal-kapal feri, serta kerja sama dengan BPBD PPU agar pasokan air saat bencana bisa dikirim tanpa prosedur operasional (SOP) yang berbelit dan lama.
Dukungan juga datang dari sisi anggaran infrastruktur.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dikabarkan telah menyiapkan dana hampir Rp17 miliar di tahun 2026 khusus untuk membangun jaringan pipa.
Sementara dari Pemkab PPU sendiri, ada anggaran dana Rp2 miliar untuk memasang 800 sambungan rumah gratis bagi warga di pesisir Babulu dan Penajam.
”Semua kerja sama ini adalah bagian dari strategi besar kami. Kami ingin Danum Taka menjadi perusahaan yang profesional dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih seluruh warga PPU, apalagi kita sekarang menjadi gerbang utama IKN,” pungkasnya.
Beritakaltimterkini.com, Penajam Paser Utara, Selasa 30 Desember 2025 – Memanfaatkan momentum HUT ke-20, Perumda Air Minum Danum Taka memperkuat cengkeramannya melalui kerja sama strategis dengan berbagai pihak.
Direktur Perumda Danum Taka, Abdul Rasyid, mulai membangun jaringan kerja sama atau MoU dengan berbagai pihak strategis untuk memperkuat layanan mereka, terutama di wilayah yang bersentuhan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu terobosan besar yang dilakukan adalah membangun komunikasi dengan Otorita IKN.
Abdul Rasyid menyebut, fokus utama kerja sama ini adalah program pemasangan sambungan rumah secara gratis bagi warga di wilayah Sepaku, yang kini menjadi pusat pembangunan ibu kota negara.
”Kita tidak boleh jadi penonton di rumah sendiri. Kami sudah bicara dengan pihak OIKN agar warga di Sepaku bisa dapat sambungan gratis. Target kita ada sekitar 3.000 sambungan baru di sana,” kata Rasyid (30/12/25).
Selain dengan OIKN, Danum Taka juga menggandeng sektor perbankan seperti Bank BTN dan BNI untuk mempermudah warga dalam membayar tagihan secara online.
Tak ketinggalan, kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry juga diteken untuk suplai air bagi kapal-kapal feri, serta kerja sama dengan BPBD PPU agar pasokan air saat bencana bisa dikirim tanpa prosedur operasional (SOP) yang berbelit dan lama.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dikabarkan telah menyiapkan dana hampir Rp17 miliar di tahun 2026 khusus untuk membangun jaringan pipa.
Sementara dari Pemkab PPU sendiri, ada anggaran dana Rp2 miliar untuk memasang 800 sambungan rumah gratis bagi warga di pesisir Babulu dan Penajam.
”Semua kerja sama ini adalah bagian dari strategi besar kami. Kami ingin Danum Taka menjadi perusahaan yang profesional dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih seluruh warga PPU, apalagi kita sekarang menjadi gerbang utama IKN,” pungkasnya. (Adv)







