PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Penajam Paser Utara melalui UPT Puskesmas Penajam memberlakukan kebijakan khusus untuk mempermudah akses kesehatan bagi para lansia yang ingin berobat, kini tidak perlu lagi direpotkan dengan urusan pendaftaran online.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Puskesmas Penajam, Saryono, menjelaskan bahwa pelayanan bagi para orang tua ini dipisah ke dalam ruangan khusus agar mereka tidak kelelahan menunggu. Kebijakan ini masuk dalam penataan Klaster 3 yang memang dikhususkan untuk ruang pelayanan rawat jalan, termasuk bagi kelompok lansia dan dewasa.
“Ada kita namanya Klaster 3. Klaster ada khusus ruangannya, lansia, ruang dewasa, ruangan ada untuk rawat jalan itu,” kata Saryono, (10/9/26).
Berbeda dengan pasien umum yang diwajibkan menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengambil nomor antrean dari rumah, aturan tersebut tidak berlaku wajib bagi lansia. Mereka diberikan kelonggaran untuk bisa langsung datang ke puskesmas dan mendaftar di tempat.
“Lansia ini kan dapat kemudahan-kemudahan, dia tidak menggunakan antrean lagi online. Jadi dia datang bisa langsung daftar. Jadi, enggak perlu kayak di luar lansia kan pasti harus pakai Mobile JKN. Kalau mereka kan dikecualikan untuk lansia,” ujarnya.
Namun demikian, pihak puskesmas tetap memperbolehkan keluarga atau anak dari pasien lansia untuk mendaftarkan orang tua mereka secara online jika memang bisa melakukannya. Cara ini justru dinilai lebih praktis karena saat tiba di puskesmas, pasien tidak perlu lagi menunggu lama di loket pendaftaran utama.
“Kecuali ada anaknya yang bisa mendaftarkan di online, lebih bagus. Karena daftar online ini kan istilahnya hanya menghubungi lagi. Jadi begitu datang yang lapor, ‘Pak, saya, Mbak, saya sudah daftar lewat JKN tinggal ngasih anu, nanti langsung tunggu di ruangan, ruangan pelayanan’,” tambahnya.
Saryono juga memastikan proses pelayanan saat ini sudah jauh lebih tertib dan tidak membingungkan dibandingkan cara lama. Jika dahulu pasien harus mengambil nomor antrean fisik dengan menekan mesin pencetak kartu, kini sistem tersebut sudah ditinggalkan.
“Kalau dulu kan masih kartu antrean, kan Kalau sekarang enggak lagi sudah. Antriannya hanya di ruang-ruang pelayanan, ya di klaster-klaster,” tutupnya.
Dengan adanya kemudahan ini, para lansia di Penajam Paser Utara diharapkan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan lebih cepat, nyaman, dan tanpa hambatan teknologi yang kerap menyulitkan warga lanjut usia. (Adv)







