Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di PPU Resmi Dimulai, Sasar Wilayah Nenang dan Tanjung Tengah

PENAJAM — Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini mulai direalisasikan. Pengerjaan fisik di dua titik lokasi telah memasuki tahap konstruksi menyusul penandatanganan kontrak pelaksanaan.

Bupati PPU, Mudyat Noor, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan koordinasi intensif bersama tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memastikan pengerjaan proyek ini berjalan lancar.

“Ada dua lokasi yang sudah berkontrak dan sedang dalam proses pembangunan. Kemarin tim dari kementerian juga sudah datang, sudah kita sambut dan lakukan koordinasi. Pelaksanaannya dipusatkan di Kelurahan Nenang dan Desa Tanjung Tengah,” ujar Mudyat, (20/9/26).

Untuk tahap permulaan, anggaran yang di siapkan oleh pemerintah pusat mencapai sekitar Rp8 miliar. Fokus pekerjaan saat ini diarahkan pada pembangunan struktur dasar kawasan, yang meliputi pengerjaan fondasi serta dermaga. Langkah ini dinilai krusial sebagai fondasi utama sebelum fasilitas penunjang aktivitas nelayan didatangkan.

Meski pekerjaan fisik baru dimulai, proses pengadaan berbagai fasilitas pendukung di pusat sejatinya telah rampung. Dengan skema ini, fasilitas tersebut dapat langsung dipasang begitu konstruksi utama selesai.

“Proses lelangnya sudah dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan pemenangnya sudah ada. Jadi begitu fondasi dan dermaga fisiknya selesai dibangun, fasilitas storage dan pendukungnya tinggal dipasang di lokasi,” tambahnya.

Secara keseluruhan, total kebutuhan anggaran yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KKP untuk merampungkan KNMP di dua lokasi awal tersebut diperkirakan berkisar antara Rp18 miliar hingga Rp22 miliar.

Ke depannya, Pemerintah Kabupaten PPU masih membuka peluang untuk memperluas program ini ke wilayah pesisir lainnya. Sejumlah daerah telah diusulkan sebagai kandidat penerima program lanjutan, di antaranya Kelurahan Jenebora, Kecamatan Waru, serta Kecamatan Babulu.

Melalui kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih ini, pemda menaruh harapan besar agar wajah kawasan tempat tinggal nelayan bisa menjadi lebih tertata. Selain itu, proyek ini diyakini mampu mempermudah para nelayan dalam menangani serta menyimpan hasil tangkapan ikan mereka.

“Langkah strategis ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Penajam Paser Utara secara berkelanjutan,” Pungkas Mudyat.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *