KONI PPU Pastikan 90 Persen Atlet Porprov Kaltim 2026 Merupakan Putra-Putri Daerah

PENAJAM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan kesiapan atletnya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Di tengah penyesuaian anggaran yang tersedia, KONI PPU menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan potensi lokal dalam ajang olahraga terbesar di Benua Etam tersebut. Ajang bergengsi yang dipusatkan di Kabupaten Paser ini dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 mendatang.

Ketua KONI PPU, Arfan, menyatakan bahwa mayoritas pejuang olahraga yang dibawa adalah talenta asli dari Penajam Paser Utara sendiri.

“Kita sebetulnya 90%, putra -Putri daerah. Mungkin ada juga cabang-cabang yang lain, cuma kita ngambil di sekitar Kalimantan Timur aja. Tidak ada mutasi dari luar daerah Kaltim,” ujar Arfan saat memberikan keterangan pada Minggu (20/09/2026).

Arfan meluruskan bahwa komposisi atlet tidak sepenuhnya murni 100 persen dari PPU. Ada sekitar 10 persen kuota yang diisi oleh atlet dari luar daerah, namun penandatanganan atau pengambilan atlet tersebut masih dalam lingkup wilayah Kalimantan Timur dan bukan dari luar provinsi.

“Ya, enggak dari PPU aja. Besarnya itu, ya mungkin 90% daerah PPU. Ya, kita 90% putra daerah. Jadi mungkin ada 10% itu dari luar, tapi di luarnya itu ada yang dari Balikpapan, ada yang dari Samarinda, dan kabupaten lainnya,” jelas Arfan.

Penggabungan atlet dari luar daerah PPU ini terpaksa dilakukan pada beberapa cabang olahraga tertentu. Menurut Arfan, kebijakan ini diambil demi memenuhi kuota tanding dan persyaratan dari pihak panitia provinsi, terutama untuk cabang-cabang olahraga yang baru berkembang di PPU.

“Ya, ada sih, heeh, ada sih atletnya, kan ya mungkin karena karena itu cabang-cabang baru, karena provinsi juga minta harus ikut, cuma kita kan saya bilang, kalau belum ada persiapan untuk atlet, nanti dimutasi kan atletnya. Ada beberapa cabang, tapi enggak sebagian kecil aja,” tambahnya.

Arfan merincikan beberapa jenis olahraga yang terpaksa mengambil atlet luar PPU namun masih seputar Kaltim akibat kekurangan personel yaitu ada dari 20 jenis Cabang Olahraga.

“Karate, Anggar, Gulat, Judo, Wushu, Angkat Besi, Binaraga, Senam, Layar, Renang, Bowling, Squash, Softball-Baseball, Sepak Bola, Bola Tangan, Aero Sport, Arung Jeram, Bridge, Hapkido, dan Dansa,” Pungkasnya.

Langkah kolaborasi dengan sistem gabungan ini diharapkan mampu menutupi kekosongan tim sekaligus menjaga peluang PPU untuk tetap kompetitif di setiap nomor tanding.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *